Archive for August, 2006

Rahasia Kebahagiaan

Wednesday, August 30th, 2006

Aku teringat sebuah cerita nenekku pada waktu Aku kecil, yang dapat menjadi pelajaran untuk kita semua, demikian ceritanya :

Ada seorang anak yatim piatu yang tak punya keluarga dan tak ada yang mencitainya. Pada suatu hari, saat ia sedang berjalan-jalan di padang rumput sambil merasa sangat sedih dan kesepian, ia melihat seekor kupu-kupu kecil terperangkap dalam semak berduri. Semakin kuat kupu-kupu itu berjuang untuk membebaskan diri, semakin dalam duri menusuk tubuhnya yang rapuh. Dengan hati-hati anak yatim piatu itu melepaskan kupu-kupu itu dari perangkapnya.

Kupu-kupu itu tidak terbang, tapi berubah menjadi peri yang cantik. Anak kecil itu menggosok matanya karena tak percaya. "Untuk kebaikan hatimu," peri baik itu berkata pada si anak "Aku akan mengabulkan permintaanmu." Si anak kecil berpikir sejenak lalu menjawab, "Aku ingin bahagia!" Peri itu berkata, "Baiklah," lalu mencondongkan tubuhnya pada si anak dan berbisih di telinganya. Lalu peri baik itu menghilang.

Saat anak kecil itu tumbuh dewasa, tak ada orang lain yang sebahagia dirinya. Semua orang menanyakan rahasia kebahagiaannya. Ia hanya tersenyum dan menjawab "Rahasia kebahagiaanku adalah aku mendengarkan nasihat seorang peri baik waktu aku masih kecil."

Waktu ia sudah tua dan akan menemui ajal, tetangganya berkumpul di kamarnya, takut kalau rahasia kebahagiaannya akan dibawa mati. "Katakanlah pada kami," mereka memohon "Katakanlah apa yang dikatakan peri baik itu," Wanita tua cantik itu hanya tersenyum dan berkata, "Ia memberitahuku bahwa semua orang, tak peduli mereka tampak semapan apapun, setua atau semuda apapun, sekaya atau semiskin apapun, mereka memerlukanku."

Pernahkah Kau Merasa Bosan

Wednesday, August 30th, 2006

Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.

Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca.
Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas. Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu. Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila dipegang, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya.

Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja. Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut. Satu hari, dua hari, satu minggu, setahun ia berada di pantai itu. Kini menggenggam dan membuang batu telah menjadi kebiasaannya.

Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam. Lelaki miskin itu melanjutkan ‘permainannya’ memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya.

Teman, pernahkah kita merasakan kalau hidup ini hanyalah suatu rentetan perulangan yang membosankan? Dari kecil, kita sebenarnya sudah dapat merasakannya, kita harus bangun pagi-pagi untuk bersekolah, lalu pada siangnya kita pulang, mungkin sambil melakukan aktifitas lainnya, seperti belajar, nonton TV, tidur, lalu pada malamnya makan malam, kemudian tidur, keesokkan harinya kita kembali bangun pagi untuk bersekolah, dan melakukan aktifitas seperti hari kemarin, hal itu berulang kali kita lakukan bertahun-tahun !! Hingga akhirnya tiba saatnya
untuk kita bekerja, tak jauh beda dengan bersekolah, kita harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke kantor, lalu pulang pada sore/malam harinya, kemudian kita tidur, keesokan harinya kita harus kembali bekerja lagi, dan melakukan aktifitas yang sama seperti kemarin, sampai kapan?

Pernahkah kita merasa bosan dengan aktifitas hidup kita?Kalau ada di antara teman²ku ada yang merasakan demikian, dengarkanlah nasehatku ini :"Bila hidup ini cuman suatu rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup."Artinya, jangan melihat aktifitas yang kita lakukan ini sebagai suatu kebiasaan atau rutinitas , karena jika kita menganggap demikian, maka aktifitas kita akan amat sangat membosankan !!

Cobalah maknai setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, mungkin kamu akan menemukan suatu yang baru, sesuatu yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya, "Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti."

All I Need

Friday, August 11th, 2006

Kissing you was not what I had planned
And now I’m not so sure just where I stand
I wasn’t looking for true love
But now you’re looking at me
You’re the only one I can think of
You’re the only one I see

All I need
Is just a little more time
To be sure
What I feel
Is it all in my mind?
‘Cause it seems so hard to believe
That you’re all I need

I guess it’s true we’ve all been hurt before
But it doesn’t seem to matter anymore
It’s maybe a chance we’re taking
But it always comes to this
If this isn’t love we’re making
Then I don’t know what it is

All I need
Is just a little more time
To be sure
What I feel
Is it all in my mind?
‘Cause it seems so hard to believe
That you’re all I need

No stars are out to night
But we’re shining our own light
And it’s never felt so right
‘Cause girl the way I’m feeling
It’s easy to believe?
That you’re all I need
You’re all I need

Do More

Friday, August 11th, 2006

Do more than exist. Live.
Do more than hear. Listen.
Do more than agree. Cooperate.
Do more than talk. Communicate.
Do more than grow. Bloom.
Do more than spend. Invest.

Do more than think. Create.
Do more than work. Excel.
Do more than share. Give.
Do more than decide. Discern.
Do more than consider. Commit.
Do more than forgive. Forget.
Do more than help. Serve.
Do more than coexist. Reconcile.
Do more than sing. Worship.
Do more than think. Plan.
Do more than dream. Do.
Do more than see. Perceive.
Do more than read. Apply.
Do more than receive. Reciprocate.
Do more than choose. Focus.
Do more than wish. Believe.
Do more than advise. Help.
Do more than speak. Impact.
Do more than encourage. Inspire.
Do more than add. Multiply.
Do more than change. Improve.
Do more than reach. Stretch.
Do more than ponder. Pray.

My Wonderful You

Friday, August 11th, 2006

The first time I saw you
I knew from the start
That you were the one
With the key to my heart.

Right then, I knew
I was hopelessly lost,
To be yours forever
No matter the cost.

I’d stand by your side
Through good times and bad,
And be there for comfort
Whenever you’re sad.

I’d always protect you
With my life, if need be,
Cause without you, Baby,
What would life be to me?

All my hopes and my dreams
Would soon fade away,
Like the sun as it sets
At the end of each day…

If ever I lost
This one perfect love,
A match made in Heaven
By the good Lord above.

So to honor and cherish
Till death do us part,
Is the promise I make
To you, from my heart.

And loving you always
Is what I will do,
While giving my all
To my wonderful you
.

It is Love or Lust?

Friday, August 11th, 2006

 

What Love is

  • Love is loyal.
  • Love is wanting the best for the other person.
  • Love is compromising and working things out in a way that you both can win.
  • Love is finding common ground.
  • Love is trying to come together in a way that makes the world a better place.
  • Love is selfless.
  • Love is caring about the other person’s emotional needs and feelings.

What Lust is

  • Lust is self-gratification.
  • Lust can be obsessive.
  • Lust is usually tied to sexual gratification.
  • Lust is selfish.
  • Lust doesn’t consider the other persons wants and needs.
  • Lust doesn’t care about how the other person’s day went.
  • When someone’s in lust they aren’t interested in meeting family or friends.
  • Lust is wanting something to the point that you don’t care who gets hurt.
  • Lust manipulates, destroys and controls.
  • Lust often involves raging.
  • People who lusts may think they are in love, but the fire burns out quickly when they get the person or thing they lust for.
  • Lust doesn’t last, but love can.

^LOVE^

Friday, August 11th, 2006

When I looked in your eyes I knew it was true,
My heart never lies I was in love with you,
As you stood there just looking around,
My whole Body Melted into the ground,
I Remember the Day, I Remember the Time, I Remember the Place, It’s always on my Mind.
You Looked so Good In your Shirt and Jeans.
I remember the night you were in my dreams.
I wish I could be with your Day after Day,
BECAUSE I LOVE YOU MORE THAN WORDS CAN EVER SAY!!!

LOVE

Friday, August 11th, 2006

Love is like the seeds of life,
To root is full of
pain and strife.
But to grow it’s like a great Oak tree,
Straight and strong for eternity.
Love is what I offer you,
Steadfast, calm and oh, so true!
Love is life between two who shares,
A life between two who really cares.
Love is ours, if you agree,
To spend your life with me!

Perlunya Berjuang

Thursday, August 10th, 2006

Seorang pria menemukan kepompong ngengat dan membawanya pulang untuk melihatnya menetas. Suatu hari ada celah muncul, dan untuk beberapa saat nengat kecil itu berjuang, tapi ia tidak bisa memaksakan badannya untuk melewati titik tertentu.

Menganggap ada sesuatu yang tidak beres, pria itu mengambil gunting dan menggunting sebagian kepompong yang tersisa. Ngengat itu kemudian keluar dengan mudahnya, badannya besar dan bengkak, sayapnya kecil dan kusut.

Pria itu berharap dalam beberapa jam lagi sayap ngengat itu akan berkembang dalam keindahan alamiahnya, tapi ternyata hal itu tidak terjadi. Ngengat itu tidak berkembang menjadi makhluk yang terbang secara bebas melainkan harus melata menyeret tubuhnya yang bengkak dan sayap yang kusut.

Kepompong yang menjepit dan perjuangan yang dibutuhkan untuk keluar dari celahnya yang kecil merupakan jalan TUHAN untuk mendorong cairan dari tubuh ke dalam sayap. Pengguntingan yang berdasarkan "belas kasihan" itu sebenarnya merupakan hal yang kejam. Perjuangan merupakan sesuatu yang sebenarnya kita semua butuhkan

Rumah Seribu Cermin

Thursday, August 10th, 2006

Di sebuah desa kecil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama "Rumah Seribu Cermin." Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi "Rumah Seribu Cermin". Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya.

Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi, ekornya bergerak-gerak secepat mungkin. Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke dalam rumah, ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat. Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat. Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sangat menyenangkan. Suatu saat saya akan kembali mengunjunginya sesering mungkin."

Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang lain. Namun, anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak bersahabat. Segera saja ia menyalak keras-keras, dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan. Ia merasa ketakutan dan keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sungguh menakutkan, saya takkan pernah mau kembali ke sini lagi."

Seringkali gambaran atau kesan tentang wajah yang ada di dunia ini, yang kita lihat … adalah cermin gambaran dan kesan dari wajah kita sendiri. Kalau kita mengesankan keramahan, maka dunia akan tampak ramah… Kalau dunia terasa suram, mungkin itu karena kesan yang kita berikan…